Sistem Kerja di Era Tatanan Normal Baru
(Review SEMA Nomor 6 dan SEMA Nomor 8 Tahun 2020)
Oleh Dr. Mahmud Hadi Riyanto dan Wisnu Indradi, S.H.I., M.H.I. (Hakim PA. Soreang dan PA. Sentani)

Adanya wabah Pandemi Covid-19, tidak dapat dipungkiri, melahirkan konstruksi sosial baru. Covid-19 membuat tatanan yang telah terstruktur dengan baik berubah dengan dengan drastis. Hal ini dapat dirasakan baik dari ekosistem yang terkecil hingga yang terbesar. Ditambah lagi dengan berimbasnya pada perekonomian yang tertatih-tatih. Mendorong pemerintah mengeluarkan panduan untuk hidup berdampingan dengan covid-19. Lazimnya kita kenal dengan istilah tatanan normal baru (New Normal). Dengan adanya new normal ini, merupakan upaya sekaligus menjadikan solusi. Juga sebagai stimulus untuk kembali beraktifitas sebagaimana lumrahnya. Beberapa kebiasaan baru tercermin dengan protocol Kesehatan yang telah ditentukan. Menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta melakukan physical distancing wajib dilakukan.

Dalam upaya mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Mahkamah Agung mengeluarkan beberapa peraturan mengenai penanggulangan wabah ini, dengan menerbitkan regulasi baru melalui SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung), yakni:

SEMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
SEMA Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas SEMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
SEMA Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas SEMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
SEMA Nomor 4 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas SEMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
SEMA Nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan keempat atas SEMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.
SEMA Nomor 6 tahun 2020 tentang Sistem Kerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada Dibawahnya Dalam Tatanan Normal Baru, dan;
SEMA Nomor 8 tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja Dalam Tatanan Normal Baru Pada Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Di Bawahnya Untuk Wilayah Jabodetabek Dan Wilayah Dengan Status Zona Merah Covid-19

Selengkapnya